Dinsos Gelar Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana bagi Disabilitas

Foto bersama pada Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana bersama HWD Kalsel. MC Kalsel/Rns

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel menggelar pelatihan pengurangan risiko bencana bagi para penyandang disabilitas, khususnya komunitas Himpunan Wanita Disabilitas (HWD) Kalsel.

Kepala Dinsos Kalsel, Siti Nuriyani dalam kesempatan tersebut mengatakan, outbound kali ini menyasar para penyandang disabilitas agar mereka tahu bagaimana penanganan, mengatasi bencana dan apa yang harus di lakukan saat evakuasi.

“Ini sangat penting untuk mereka ketahui, karena akhir-akhir ini di daerah kita sering terjadi bencana banjir dan kebakaran. Mereka dilatih oleh tim Tagana dan Pelopor Perdamaian,” kata Nuriyani, Banjar, Sabtu (24/9/2022).

Diakui Nuriyani, Kalsel merupakan daerah kedua di Indonesia setelah Provinsi DI Yogyakarta yang melaksanakan pelatihan bencana bagi para disabilitias.

“Difabel Siaga Bencana atau Difagana ini kita harapkan bisa nantinya membantu untuk penanganan bencana, paling tidak mereka tau apa yang harus dilakukan dan apabila sudah terlatih bisa menyampaikan ke keluarga dan lingkungan sekitar,” ucap Nuriyani.

Nuriyani pun berharap, agar komunitas-komunitas lain bisa ikut meniru untuk mendapatkan pelatihan penanganan bencana.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel, Achmadi menyebutkan, sebanyak 23 orang yang terdiri dari komunitas HWD, Tuna rungu, dan Tuna Netra mengikuti pelatihan ini.

“Kegiatan yang kita ajarkan berupa Pengenalan diri dan kawan, pendirian tenda atau shalter, pelayanan dapur umum lapangan, pendataan korban bencana terpisah dan terpilah dan juga pelayanan psikososial,” kata Achmadi.

Setelah diadakannya pelatihan tersebut, Achmadi pun mengungkapkan rasa bangganya, bahwa para penyandang disabilitas ini mempunyai kemampuan untuk membantu masyarakat saat adanya bencana.

“Walaupun hanya sehari, mereka sudah memperlihatkan kemampuan untuk membantu masyarakat, kedepan akan kita laksanakan kembali kegiatan ini agar mereka bisa lebih mengembangkan kemampuan ini dan apabila dibutuhkan bisa kita terjunkan langsung ke lapangan,” ucap Achmadi. MC Kalsel/Rns

Mungkin Anda Menyukai


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih