Disdag Kalsel Tingkatkan Pengawasan Distribusi Bahan Berbahaya

Suasana sosialisasi kebijakan distribusi bahan berbahaya oleh Disdag Kalsel, Banjarmasin, Senin (28/6/2021). MC Kalsel/scw

Dinas Perdagangan (Disdag) Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya meningkatkan kehati-hatian terhadap distirbusi bahan berbahaya (B2) melalui sosialisasi kebijakan kepada para distributor.

“Jadi, diharapkan setiap pendistribusian barang berbahaya atau B2 harus benar-benar diperhatikan dampaknya,” kata Kepala Disdag Kalsel, Birhasani, Banjarmasin, Senin (28/6/2021).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021, di tingkat provinsi Birhasani mengatakan Disdag Kalsel berkewajiban melakukan pemeriksaan sarana distribusi atau pengawasan, bersama dengan pemangku kepentingan lainnya.

“Jadi, dalam pengawasan distribusi B2 melibatkan lintas instansi termasuk BPOM dan instansi terkait,” ujar Birhasani.

Sementara, pemeriksaan fasilitas penyimpanan B2 dan pengawasan distribusi pengemasan serta pengiriman B2 di tingkat daerah menjadi kewenangan kabupaten/kota.

“Jadi, pengguna akhir adanya di kabupaten/kota, misalnya perusahaan karet adanya di kabupaten balangan,” kata Birhasani. MC Kalsel/scw

Mungkin Anda Menyukai


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih