DPPPA Kalsel Kembangkan KLA melalui Masjid Ramah Anak

Kepala DPPPA Kalsel, Husnul Hatimah, pada sosialisasi Tenaga Terlatih Pengurus RMA, di Banjarbaru, Senin (21/6/2021). MC Kalsel/scw

Dalam rangka pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) sebagai salah satu strategi Pemenuhan Hak Anak (PHA) secara utuh, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Tenaga Terlatih Pengurus Masjid Ramah Anak (MRA), di Banjarbaru, Senin (21/6/2021).

Kepala DPPPA Kalsel, Husnul Hatimah, mengatakan MRA merupakan salah satu kebijakan Kementerian PPPA yang didukung oleh Kementerian Agama dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Untuk mewujudkan satuan masjid sebagai ruang publik beribadah yang dapat menjadi salah satu alternatif untuk dikembangkan menjadi tempat anak-anak berkumpul, melakukan kegiatan positif, inovatif, kreatif dan rekreatif yang aman dan nyaman, dengan dukungan orang tua dan lingkungannya,” kata Husnul.

Oleh karena itu, sosialisasi dilakukan untuk membuka wawasan terkait pentingnya MRA, yang berperan strategis dalam membentuk karakter seseorang, khususnya pada anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Husnul berharap, sosialisasi RMA dapat mewujudkan salah satu fungsi masjid sebagai pusat pengasuhan, dan kepedulian terhadap pembangunan karakter anak bangsa, sekaligus sebagai tempat untuk belajar dan berinovasi.

“Melalui kegiatan ini, akan didapat informasi dan metode yang tepat dan terukur tentang pemahaman mengenai tata cara pengelolaan Masjid Ramah Anak di Kalimantan Selatan,” kata Husnul. MC Kalsel/scw

Mungkin Anda Menyukai

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih