Belum Temukan Kasus Hepatitis Akut, RSUD Ulin Dorong Masyarakat Terapkan PHBS

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Izaak Zoelakrnain Akbar di ruang kerjanya. MC Kalsel/usu

Hingga saat ini, Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin belum menemukan kasus hepatitis akut terutama pada anak-anak di lingkungan Rumah Sakit. Untuk mencegah kasus tersebut, RSUD Ulin mendorong masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Izaak Zoelakrnain Akbar mengatakan Hepatitis merupakan penyakit yang sudah ada sejak lama.

“Akan tetapi yang biasa kita kenal ada 5 yaitu hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hepatitis D dan hepatitis E,” ucapnya, Banjarmasin, Selasa (31/5/2022).

Lanjut Izaak, sedangkan hepatitis yang sedang menyerang dunia menurut World Health Organizaton (WHO) merupakan varian baru. Gejala hepatitis berasal dari saluran pencernaan, seperti muntah, demam, serta muncul warna kuning pada mata dan badan.

“Dari laporan harian di bagian pediatri, sampai saat ini belum ada temuan kasus hepatitis,” tuturnya.

Izaak menambahkan, penularan hepatitis akut diduga melalui makanan dan droplet, maka dari itu diwajibkan untuk menerapkan PHBS.

“Akan tetapi masyarakat tidak perlu panik. Kita bisa mencegahnya dengan memakan hidangan yang matang dan bersih, tidak memakai alat makan secara bersamaan, rajin cuci tangan, hindari kontak dengan orang sakit serta tidak lupa memakai masker,” pungkasnya. MC Kalsel/usu

Mungkin Anda Menyukai

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih