Terkonfirmasi Positif Bertambah 15 Kasus, 14 Diantaranya Hasil Tracing

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Muslim, menyampaikan perkembangan terkini Covid-19, Banjarbaru, Sabtu (18/4/2020). Tim GTPP Covid-19 Kalsel

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan terus berupaya melakukan tracing untuk menemukan kontak erat dan klaster perjalanan yang diduga berpotensi terpapar Covid-19, dan hasilnya dapat dilihat dengan peningkatan kasus terkonfirmasi positif dalam beberapa hari terakhir.

Di sisi lain, peningkatan jumlah kasus tersebut menunjukkan pemerintah sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat agar pandemi Covid-19 di Banua dapat segera teratasi.

“Kita semua dapat menuntaskan masalah ini dengan bersama-sama tidak menulari kepada orang yang berada di sekeliling kita, oleh karena itu kita harus tetap diam di rumah agar kita tidak tertular dan tidak menulari, dan masyarakat harus proaktif menyampaikan kepada petugas tentang orang-orang yang diduga, yang menjadi telusur sehingga dapat dilakukan langkah-langkah untuk memutus rantai penularan,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan, Muslim, Banjarbaru, Sabtu (18/4/2020).

Sementara itu, sampai pukul 17.00 WITA tercatat ada 1.341 ODP, 10 PDP dan 75 terkonfirmasi positif yang menjalani perawatan.

“Pada sore hari ini terdapat penambahan jumlah kasus atau terkonfirmasi positif melalui hasil pemeriksaan PCR, 34 kasus dirawat dibeberapa rumah sakit, sedangkan yang isolasi mandiri maupun karantina khusus sebanyak 41 orang,” kata Muslim.

Jika dibandingkan data kemarin sore, ada tambahan 15 kasus baru yang berasal dari PDP 1 pasien dan dari hasil tracing sebanyak 14 kasus serta 1 pasien terkonfirmasi positif dengan kode KS-Covid23 (sebelumnya BJ-1) dinyatakan sembuh.

“1 dari PDP di RSUD Ulin, kemudian 14 hasil dari tracing, 8 diantaranya di Banjarbaru, 2 di Tabalong dan 4 di Batola,” terang Muslim.

Jadi, secara keseluruhan total terkonfirmasi positif Covid-19 di Banua berjumlah 91 kasus dengan rincian 75 pasien menjalani perawatan, isolasi mandiri dan karantina khusus, 9 pasien sembuh serta 7 pasien meninggal dunia.

“Sedangkan untuk PDP yang hasil PCR nya negatif yaitu Ulin-53 dari Banjarmasin, MAS-12 dari Banjarmasin dan HB-3 dari HSS,” tukas Muslim.Tim GTPP Covid-19 Kalsel/MC Kalsel/AY

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *