Melalui Rakor Kita Tingkatkan Kinerja Dalam Pelaksanaan P3MD

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel Hermansyah mewakili Gubernur Kalsel menyampaikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi II (Rakor) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) Provinsi Kalsel Tahun 2018 di Aula Hotel Mercure, Banjarmasin, Selasa (6/11).

Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar  Rapat Koordinasi II (Rakor) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) Provinsi Kalsel Tahun 2018 di Aula Hotel Mercure, Banjarmasin, Selasa (6/11).

Gubernur Provinsi Kalsel, H. Sahbirin Noor dalam hal ini diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel Hermansyah, menyambut baik atas penyelenggaraan kegiatan ini, yang merupakan salah satu evaluasi dalam rangka pelaksanaan P3MD, agar pengelolaan pembangunan di desa dapat lebih baik dan hasilnya terukur.

Hermasnyah mengharapkan, melalui rapat ini dapat meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan P3MD secara kuantitatif dan kualitatif, sehingga perlu dilakukan peningkatan koordinasi lebih intensif lintas sektoral secara komprehensif serta multidimensional.

“Peningkatan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan program secara transparan dan akuntabel dan berperan aktif dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan memfasilitasi inovasi-inovasi yang ada di desa,” katanya

Selanjutnya melalui pengembangan paradigma dan konsep baru tata kelola desa secara nasional, tata kelola pemerintahan diharapkan mampu memberikan fasilitasi, integrasi dan akselerasi menuju terciptanya desa mandiri.

“Hal ini dilakukan untuk mencapai sasaran pembangunan prioritas, sebagaimana tertuang di dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2015–2019,” ungkapnya

Lebih jauh dirinya menjelaskan berdasarkan indeks desa membangun provinsi kalimantan selatan, sejak tahun 2016 hingga 2018, progress status desa terus mengalami perbaikan. “Jumlah desa sangat tertinggal terus turun dari 1.184 desa di tahun 2016 menjadi 857 desa di tahun 2018 ini. sedangkan jumlah desa tertinggal juga mengalami penurunan dari 254 desa di tahun 2016, menjadi 95 desa di tahun ini,” jelasnya

Sementara itu terkait pagu dana desa provinsi kalimantan selatan tahun 2017 mencapai 1,4 triliun rupiah untuk 1.864 desa di seluruh wilayah kalimantan selatan. progress terakhir realisasi dana desa tahun 2017, mencapai kurang lebih 1,25 triliun rupiah. sedangkan tahun ini, kalimantan selatan mendapatkan pagu dana desa sebesar 1,3 triliun rupiah, yang baru terealisasi sebesar 598,84 miliar rupiah.

Berangkat dari capaian capaian tersebut, saya berharap realisasi dana desa pada tahun ini juga dapat berjalan dengan baik. “Evaluasi dan koordinasi yang kita laksanakan pada hari ini kiranya dapat merumuskan solusi-solusi terhadap berbagai hambatan serta tantangan yang terjadi di lapangan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Wahyu Nugroho mengatakan tujuan rapat koordinasi ini untuk meanalisa dan evaluasi pelaksanaan program pembangunan masyarakat desa di provinsi kalsel serta untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di provinsi kalsel

“Merumuskan langkah – langkah pemecahan masalah pelaksanaan program P3MD, melakukan koordinasi antar satuan kerja P3MD di tingkat pusat, provinsi maupun pengelolaan dana desa di kabupaten/kota dan melakukan penggalian dengan membuat rencana kerja tindak lanjut. “ katanya MC Kalsel/tgh

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *