Pemprov Kalsel Upayakan Rekonsiliasi Data Industri yang Akurat

Foto bersama usai kegiatan Rekonsiliasi Data Industri se-Kalsel oleh Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, di Banjarmasin, Jumat (26/4/2024). MC Kalsel/Ar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perindustrian (Disperin) sebagai pembina sektor industri akan terus memacu dan secara konsisten memberikan data-data industri yang lengkap, akurat dan mutakhir.

Sektor industri memberikan peranan penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan karena sektor industri dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun regional.

“Maka dari itu, kami melaksanakan pelatihan mengenai rekonsiliasi data industri di Kalsel yang merupakan langkah sangat penting dalam upaya meningkatkan akurasi dan keandalan data industri,” kata Plt Kepala Disperin Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy diwakili Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pemberdayaan Industri, Kris Wibowo, di Banjarmasin, Jumat (26/4/2024).

Disampaikan Kris, rekonsiliasi data adalah proses penting dalam memastikan bahwa tidak ada kesenjangan atau inkonsistensi dalam informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan.

“Kemudian, dari pelatihan ini akan dibahas juga berbagai teknik dan alat yang dapat membantu dalam proses rekonsiliasi data. Kita akan mengeksplorasi metode-metode terbaik untuk memverifikasi keakuratan data, menemukan dan menyelesaikan ketidaksesuaian, serta membangun proses yang efisien untuk memastikan bahwa data yang dimiliki selalu terkini dan akurat,” ungkap Kris.

Kris menjelaskan, beberapa manfaat mengikuti pelatihan rekonsiliasi data industri, diantaranya untuk mengoptimalkan pengelolaan data industri serta menyatukan data di 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel, memberikan kemudahan pada pegawai yang membidangi Perindustrian di Kabupaten/Kota dalam melakukan pengidentifikasi inkonsistensi yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan inkonsistensi atau perbedaan antara data yang berbeda.

“Sehingga dapat memberikan kemudahan bagi kami dalam meningkatkan kualitas data dengan menyelesaikan inkonsistensi dan memperbaiki kesalahan dengan tujuan meningkatkan kualitas data secara keseluruhan,” tutur Kris. MC Kalsel/Ar

Mungkin Anda Menyukai