Pemprov Kalsel Ikuti Rakor Inflasi M-3 Oktober

Ist

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Suparmi mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Minggu ke-III bersama Kementerian Dalam Negeri melalui virtual di Command Center Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Inflasi tingkat nasional pada bulan September 2023 year on year (y-on-y) sebesar 2,28 persen mengalami penurunan dibanding pada bulan Agustus 2023 sebesar 3, 27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,4 persen.

Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 5,26 persen dengan IHK sebesar 118,96 dan terendah terjadi di Manado dan Gorontalo, IHK sebesar masing – masing 113,96 persen dan 113,23 persen.
Sedangkan tingkat inflasi Nasional month to month (m-to-m) September 2023 sebesar 0,19 persen dan tingkat inflasi nasional year to date (y-to-d) September 2023 sebesar 1,63 persen.


“Inflasi gabungan 3 kota di Kalsel bulan September 2023 y on y sebesar 2, 68 persen mengalami penurunan dibanding bulan Agustus 2023 sebesar 4,36 persen,” sebut Suparmi, Senin (23/10/2023).


Kemudian untuk m to m Kalsel mengalami deflasi sebesar -0,17 persen, pendorong Inflasi di Kalsel bulan September adalah beras dan penahan inflasi yakni transportasi.


“Untuk minggu ke 3 Oktober 2023 ini, Indek Perubahan Harga tertinggi didorong dari 3 komoditas yaitu beras, daging ayam, dan gula pasir,” lanjut Suparmi.


Menurutnya ketiga komoditas tersebut terus menunjukkan trend peningkatan secara nasional, namun demikian inflasi di Kalsel tetap terkendali melalui beberapa langkah yang terus digencarkan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan kabupaten/kota. MC Kalsel/Fuz

Mungkin Anda Menyukai