Bakesbangpol Kalsel Utus Tujuh ASN Ikuti Diklat Intelijen 

Ist

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut berpartisipasi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Peningkatan Aparatur Pusat dan Daerah di Bidang Intelijen dan Kewaspadaan Dini Tahun Anggaran 2022 oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Poltik dan Pemerintahan Umum Kemendagri yang pelaksanaannya di salah satu hotel di Soreang Bandung, Provinsi Jawa Barat pada tanggal 18-25 Juni 2022, bulan lalu.

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional, Bakesbangpol Kalsel (Aparatur Badan Kesbangpol), Agus Prabowo menyebutkan kegiatan tersebut memiliki fungsi untuk menghadapi persoalan-persoalan masyarakat saat ini.

“Pendidikan Intelijen memang harus dimiliki oleh aparatur negara yang handal di bidang tugasnya, karena fungsinya itu terkait banyak hal dan bisa dilakukan dalam segala lini pekerjaaan,” ujar Agus Prabowo, Selasa (19/7/2022).

Pendidikan itu menurutnya bisa membuat aparatur negara menjadi lebih dewasa dalam menghadapi segala permasalahan yang semakin kompleks.

Sebanyak tujuh (7) orang ASN perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan yang mengikuti Diklat Intelijen tersebut yaitu dua orang Bakesbangpol Kalsel, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Agus Prabowo dan Kasubag Keuangan Ahmad Ahyani, Bakesbangpol Kabupaten Banjar oleh Kabid Kewaspadaan Nasional Thaufikurrahman, Bakesbangpol Kabupaten HST oleh Analis Kebijakan Bambang Tri Ubaya, Bakesbangpol Kabupaten Balangan oleh Analis Kewaspadaan Dini Denny Ansyari Rahman, Bakesbangpol Kabupaten Tabalong oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Muhammad Nanang Arsyad dan Bakesbangpol Kabupaten Tanah Bumbu oleh Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Sartika Dewi.

Pelaksanaan pembukaan Diklat dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Polpum Kemendagri, Imran, Kepala Pusat Pendidikan Intelijen Kepolisian RI, Kombespol Guntur Agung Supono, Wakil Kepala Pusat Pendidikan Intelijen Kepolisian RI, AKBP Hadi Nugraha dan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat.

150 peserta yang mengikuti Diklat Intelijen berasal dari seluruh daerah di Indonesia. MC Kalsel/Fuz

Mungkin Anda Menyukai