Disdag Kalsel Upayakan Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bapok Jelang HBKN

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani (dua kiri), pada Rakor dan Identifikasi Harga Bapok menjelang HBKN 2022, Banjarmasin, Selasa (15/3/2022). MC Kalsel/scw

Dalam rangka menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perdagangan (Disdag) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Identifikasi Harga Bahan Pokok (Bapok) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2022, Banjarmasin, Selasa (15/3/2022).

Kepala Disdag Kalsel, Birhasani, mengatakan kegiatan ini juga bagian dari upaya menjamin kelancaran distribusi barang dari Banjarmasin ke kabupaten/kota lain hingga betul-betul aman sampai di tujuan.

“Rakor ini untuk mengidentifikasi ketersediaan stok atau pasokan dan harga barang kebutuhan pokok, serta kesiapan daerah terutama untuk menghindari terjadinya kekurangan stok atau pasokan, gangguan distribusi dan aksi spekulasi atau penimbunan barang kebutuhan pokok secara tidak wajar yang dapat berdampak pada kenaikan harga Bapok di Kalsel,” kata Birhasani, Banjarmasin (15/3/2022).

Terkait kelancaran distribusi, Birhasani mengatakan ketersediaan bahan bakar solar untuk angkutan menjadi salah satu perhatian, karena berpengaruh terhadap pengiriman Bapok.

“Jika dibiarakan akan berakibat pada keterlambatan barang sampai atau kenaikan harga bahan pokok sehingga ini harus diantisipasi,” ujar Birhasani.

Birhasani pun berharap Rakor ini dapat meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan di sektor pengadaan hingga distribusi Bapok.

“Sehingga pada saat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional ketersediaan Bapok tidak terganggu,” ucap Birhasani. MC Kalsel/scw

Mungkin Anda Menyukai


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih