FMB9 di Kalsel Hadirkan Empat Narasumber

Banjarmasin, Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema Terobosan dan Sinergi Layanan Dasar di Kalimantan Selatan (Kesehatan, Desa dan Pendidikan) berlangsung di Mahligai Pancasila, Rabu (6/3/2019).

FMB9 kali ini dibuka oleh Direktur Pengelolaan Media Ditjen iKP Siti Meiningsih dengan menghadirkan empat narasumber, di antaranya Pertama Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tubagus Achmad Choesni, Kedua Staf Ahli Menteri Bidang Aksesbilitas Sosial, Kemensos, Marzuki, Ketiga Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira,
serta Keempat Pengamat Kesehatan, Muhammad Rudiansyah.

Sebagaimana diketahui. yang dimaksud dengan Pelayanan Dasar terdapat tiga indikator, yaitu: 1) ketersediaan dan kemudahan akses ke Rumah Sakit bersalin, 2) Ketersediaan dan kemudahan akses ke Apotek. dan 3) Ketersediaan dan akses ke SMA atau sederajat.

program layanan dasar Pemerintahan Presiden Joko Widodo Wakil Presiden Jusuf Kalla. telah menjangkau seluruh pelosok tanah air dengan hasil signitikan, Di Kalsel, menurut rilis BPS per 6 Februari 2019, per Septembar 2018 jumlah penduduk miskin di Kalimantan Selatan berkisar 195,01 ribu orang. Dibanding Maret 2018 yang berjumlah 139,03 ribu orang, maka terjadi penambahan penduduk miskin 5,98 ribu orang.

Meskipun demikian persentase angka kemiskinan di Kalimantan Selatan masih berada di bawah persentase jumlah angka kemiskinan nasional (9,66%) dan secara regional berada di posisi terendah dibandingkan daerah lainnya, yaitu 4,65%.

Masalah kemiskinan dan program layanan dasar itulah yang akan dibahas di FMBQ di Banjarmasin. Dalam forum ini, akan dikupas tuntas, program yang disusun dan diimplementasikan pemerintah pusat sebagai konsepsi Nawa Cita, sejauh mana impact dari realiasi program Pelayanan Dasar tersebut bagi perbaikan kualitas masyarakat, baik di bidang kesehatan maupun bidang pendidikan, serta bagaimana hasil nyata program tersebut di Kalsel pada umumnya.

Tidak ketinggalan juga diuraikan program PKH, realisasi program Bantuan Pangan nonTunai dan jumlah penerima bantuan tersebut, dari tahun ke tahun. Serta diuraikan program perlindungan sosial lainnya atau insentif bagi pelaku usaha kecil/mikro (Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial/BLPS). Mc Kalsel / Fuz

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *