Satgas Komunikasi Pusdalops BP Karhutla Kalsel

Totok Wiyoto YD7HJE (tengah) sedang melaporkan keadaan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Karhutla wilayah Kalimantan Selatan di Posko Satgas kantor BPBD Kalsel di Banjarbaru, Selasa (19/9). Tim komunikasi dalam melaporkan dilakukan bergantian, pada kesempatan ini, pelaporan ke BNPB, Totok ditemani oleh Yunus YB7NUS dan Dede Hidayat JZ19ODT. Mc Kalsel / Fuz

Posko Satuan Tugas (Satgas) Pusat Penanggulangan Operasi Penanggulangan Bencana (Pudalops – BP) asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalimantan Selatan 2017, melibatkan dua personil dari Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kalsel dan dua personil dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kalsel.

Keterlibatan mereka sangat menunjang komunikasi antar Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di seluruh Kabupeten kota di Kalsel serta dalam pelaporan harian kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin mengapresiasi dukungan dari tim komunikasi yang dipandang lebih aktif, “Posko Orari dan Rapi sangat membantu kita atas kecepatan informasi yang diperlukan oleh pemerintah pusat, mereka melaporkan informasi dari kita selama dua kali yakni pada pagi dan sore,” ucap Wahyuddin.

Adapun laporan harian kepada BNPB pusat dilakukan tanpa mengenal hari libur, hal ini diakui oleh Totok Wiyoto, perwakilan ORARI Kalsel yang tergabung dalam Satgas Karhutla Kalselo 2017 di kantor BPBD Kalsel di Banjarbaru.

“Terhitung sejak tanggal 10 Agustus lalu sampai saat ini, kami tidak pernah absen melaporkan informasi kepada BNPB Pusat,” ucap Totok saat menunggu jadwal laporan rutin pada Selasa pagi (19/9).

Loyalitas tim komunikasi Satgas Karhutla Kalsel dalam pelaporan informasi kepada BNPB Pusat tidak pernah putus setiap harinya, bahkan pernah mendapat candaan dari Konek Kontrol BNPB Pusat oleh Yosep, “tidur di situkah anda,” ucap Totok menirukan ucapan Yosep.

Candaan itu muncul sebab tim komunikasi dari Kalsel siaga setiap pagi dan sore setiap harinya, belum lagi pada akhir pekan, biasanya informasi dari berbagai daerah sepi. “Pernah, dalam melaporkan kepada BNPB Pusat, BPBD Kalsel satu-satunya dari Kalimantan yang aktif melaporkan informasi kepada BNPB Pusat,” tutur Totok pemilik callsign YD7HJE. Mc Kalsel / Fuz

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih