
Dalam rangka mempersiapkan pemeringkatan Cagar Budaya Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan akan melakukan monitoring data Cagar Budaya Kalimantan Selatan.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Raudati Hildayati bahwa pemeringkatan cagar budaya merupakan agenda rutin setiap tahun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.
“Pemeringkatan cagar budaya ini kami lakukan untuk menentukan peringkat cagar budaya menjadi provinsi, regional, dan nasional,” ucapnya, Banjarbaru, Jumat (28/2/2025).
Dirinya menerangkan baru-baru saja mengunjungi banua anam meliputi Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tapin, Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Maka untuk memaksimalkan penggalian objek yang diduga Cagar Budaya, pihaknya di tahun 2025, terus menerus menjalin koordinasi dengan seluruh kabupaten dan kota.
“Kegiatan ini untuk mendata dengan Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten dan Kota agar dipersiapkan pemeringkatan menjadi Cagar Budaya tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” tuturnya.
Lebih lanjut, di bulan Maret pihaknya juga akan melanjutkan monitoring di wilayah pesisir ke Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabuapten Tanah Laut, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin.
“Harapannya dengan adanya Cagar Budaya di Kalimantan Selatan, dapat dilestarikan sebagai warisan bagi generasi akan datang,” pungkasnya. MC Kalsel/usu