Potensi Wisata Kalsel Terus Dipromosikan

Pemprov Kalsel melalui instansi terkait bekerja sama dengan masyarakat kepariwisataan giat mempromosikan wisata dan produk-produk unggulan daerah. Seperti mengikuti Bali Tourism, Trade, and Investment Expo 2017 (Bali TTI Expo 2017) berlangsung di Mall Galeria Bali, sejak 28 September sampai 1 Oktober 2017. Humasprov – Mc Kalsel / Fuz

Berbagai potensi Kalsel, khususnya di sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi dipromosikan dalam Bali Toutis, Trade, and Investment Expo 2017 (Bali TTI Expo 2017) berlangsung  di  Mall Galeria Bali,  mulai 28 September sampai 1 Oktober  2017.

Di antara potensi yang dipromosikan Kalsel adalah wisata susur sungai Martapura dengan view Patung Bekantan Kota Banjarmasin dan Wisata Taman Hutan Raya (Tahura)  Sultan Adam, Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.

Selain berfungsi sebagai hutan raya,  Tahura Sultan Adam terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata alam. Selain menawarkan pesona alam yang dikelilingi pegunungan, Tahura juga dapat dijadikan sebagai wisata edukasi. Karena di sana ada penangkaran rusa sambar, budidaya madu kelulut dan ada juga Beruang madu.

Selain menawarkan potensi di sektor pariwisata, berbagai produk unggulan juga dipromosikan dalam pameran ini, seperti madu kelulut, baras siam, batu permata, berbagai produk hasil dari UMKM binaan pemprov Kalsel, serta berbagai potensi investasi.

Kepala Biro Pengembangan Produksi Daerah Setdaprov Kalsel, Syah Jehan mengatakan pentingnya Pemprov Kasel untuk mengikuti pameran ini  terlebih berlangsung di Bali karena kita mengetahui daerah tersebut  merupakan salah satu destinasi terbaik di dunia, yang banyak menyedot wisatawan mancanegara.

Syah Jehan berharap, melalui pameran ini, berbagai potensi yang dimiliki Kalsel dapat dikenal hingga manca negara. “Kita banyak memiliki potensi yang dapat menyedot wisatawan dan investor. Selain Loksado dan Pasar Terapung, kita juga punya wisata alam Tahura Sultan Adam.  Kita harus  mempromosikan potensi yang dimiliki Kalsel”  kata Syah Jehan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali, AA Gede Yuniartha Putra yang membuka Bali TTI Expo 2017, mengatakan pentingnya promosi meski sudah dikenal di dunia. Setiap tahun, Pemprov Bali terus mengikuti berbagai pameran di mancanegara, seperti pameran di Jerman, Inggris, Singapura.

“Promosi sangat penting, kami terus melakukan promosi  biar tetap terus dikenal” ujarnya . AA Gede menyarankan Kalsel agar bisa mempromosikan potensi yang dimilikinya ke mancanegara. Sehingga dapat dikenal dan dapat menyedot wisatawan mancanegara.

Pameran yang diikuti 50 stand dari kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah Kabupaten /kota lainnya, dilangsungkan dari tanggal 28 September sampai  1 Oktober 2017 di Mall Galeria Bali.

Pada pameran tahun ini, panitia menganugerahkan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai Juara Pertama Stand Terbaik I Pameran  Bali Tourism Trade and Investment 2017. Peringkat terbaik kedua diraih Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Konservasi dan peringkat ketiga diraih Bappeda Kota Makassar. Humasprov – Mc Kalsel / Fuz

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *