POSKO TERPADU ANGKUTAN LEBARAN 1438 H/2017 BANDARA SYAMSUDIN NOOR RESMI DIBUKA

Suasana apel dimulainya Posko Terpadu Angkutan Lebaran 1438 H/2017 Bandara Syamsudin Noor di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Kamis (15/6). Humas BDJ – Mc Kalsel / Fuz

Banjarbaru, Posko Angkutan Lebaran 1438 H / 2017 Bandara Syamsudin Noor resmi dibuka pagi tadi (15/6/2017) tepat pukul 08.00 wita di area lobby terminal.  Dihadiri oleh Manajemen Bandara Syamsudin Noor, seluruh panitia posko, anak perusahaan PT Angkasa Pura I, serta sejumlah pihak eksternal yang terlibat pembukaan diwarnai arahan dari General Manager Bandara Syamsudin Noor untuk kelancaran penyelenggaraan posko tahun ini yang akan berlangsung dari 15 Juni 2017 hingga 11 Juli 2017 atau H-10 hingga H+15 (27 hari).

“ Tim posko harus selalu menjaga kekompakan untuk pelayanan kepada pengguna jasa. Tahun-tahun sebelumnya sudah berjalan dengan baik namun peningkatan harus terus diupayakan. Berbeda dengan tahun lalu yang poskonya 25 hari, tahun ini kita tambah 2 hari. Untuk eksternal yang terlibat diantaranya TNI AU, TNI AD, POLRI, BMKG, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), serta Basarnas.” Ungkap General Manager dalam sambutannya pagi tadi.

Lebih lanjut, beliau memaparkan mengenai perkembangan trafik penerbangan selama posko dari tahun 2016 lalu.

“Untuk tahun 2016 lalu , jumlah pesawat udara (kedatangan) tertinggi terjadi pada tanggal 11 Juli (H+4) sebanyak 46 movement. Sedangkan untuk keberangkatan tertinggi terjadi pada tanggal 11 Juli (H+4) dan 14 Juli (H+7) mencapai 46 movement. Total pertumbuhan pergerakan pesawat di tahun 2016 meningkat sebesar 4,95% dari sebelumnya 1.872 movement pada 2015 menjadi 1.943 movement di tahun 2016.” Terang Handy Heryudhitiawan.

Terkait dengan pertumbuhan penumpang juga mengalami peningkatan sebesar 4,95% dari sebelumnya 250.961 orang di tahun 2015 menjadi 259.906 orang di tahun 2016. Secara rinci jumlah penumpang (kedatangan) tertinggi terjadi pada tanggal 16 Juli 2016 (H+9) sebanyak 7.296 orang dan untuk penumpang (keberangkatan) tertinggi terjadi pada tanggal 2 Juli 2016 (H-4) sebesar 7.262 orang.

Untuk kargo (kedatangan) tertinggi terjadi pada tanggal 28 Juni 2016 (H-8) sebanyak 75.441 kg dan untuk jumlah kargo (keberangkatan) tertinggi terjadi pada tanggal 30 Juni 2016 (H-6) sebesar 31.320 kg. Total pertumbuhan kargo meningkat dari sebelumnya 1.141.330 kg menjadi 1.184.732 kg dengan pertumbuhan sebesar 42,67%.

Dalam sambutannya, Handy Heryudhitiawan juga paparkan prediksi perkembangan trafik selama pelaksanaa posko terpadu angkutan lebaran 2017 ini.

“Untuk prediksi pesawat udara (keberangkatan) diprediksi puncaknya terjadi pada 22 Juni 2017 (H-3) sebelum lebaran dan untuk pesawat udara (kedatangan) diprediksi puncaknya pada 11 Juli 2017 (H+15).” Terangnya.

Jumlah penumpang sendiri (keberangkatan) diprediksi pada 20 Juni 2017 (H-5) turun sekitar 1,63% dengan jumlah 7.190 orang, untuk penumpang (kedatangan) diprediksi terjadi pada 29 Juni 2017 (H+3) sebanyak 7.390 orang dengan kenaikan sebesar 3,8%.

Untuk jumlah kargo outgoing diprediksi naik pada 21 Juni 2017 (H-4) sebesar 14,82% dan kargo incoming diprediksi naik pada 8 Juli 2017 (H+12) sebanyak 1,62%.

Untuk penambahan penerbangan di tahun 2017 terdapat 12 pengajuan extra flight dengan rincian 5 extra flight Lion Air rute Surabaya, 1 extra flight Sriwijaya Air rute Balikpapan, 2 extra flight Lion Air rute Yogyakarta, 2 extra flight Lion Air rute Semarang, 1 extra flight Lion Air serta 1 extra flight Batik Air tujuan Jakarta. Humas BDJ – Mc Kalsel / Fuz

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih