Pemprov Kalsel Ikuti Rapat Virtual Pengendalian Inflasi Daerah, Komoditas Pangan Masih Jadi Sorotan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dalam hal ini Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalsel mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Command Center di Banjarbaru, Senin (23/6/2025).

Rapat tersebut turut diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia serta lembaga terkait, dengan pemaparan materi inflasi terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam paparannya menyampaikan bahwa inflasi nasional hingga Mei 2025 secara year-to-date (ytd) tercatat sebesar 1,19 persen, angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020–2024 (kecuali 2022), yang menunjukkan potensi tekanan inflasi menjelang pertengahan tahun.

Disebutkan, di Kalsel ada tiga komoditas utama yang berkontribusi terhadap kenaikan harga pada minggu ketiga Juni 2025 adalah daging ayam ras, cabai rawit, dan cabai merah. 

“Ketiganya menjadi penyumbang utama inflasi di wilayah Kalsel berdasarkan pencatatan data hingga 20 Juni 2025,” ungkap Pudji.

Meskipun terdapat tekanan dari beberapa komoditas, kondisi harga di Kalsel masih relatif terkendali secara nasional, namun, BPS menekankan perlunya kewaspadaan terhadap komoditas pangan yang volatil karena sangat rentan terhadap perubahan cuaca dan pola distribusi.

Dalam paparannya, BPS juga mencatat bahwa secara umum, inflasi ytd Mei 2025 banyak disumbang oleh komponen inti sebesar 0,76 persen, disusul harga bergejolak 0,23 persen dan harga yang diatur pemerintah sebesar 0,20 persen.

Sebagai langkah pengendalian, pemerintah daerah diimbau untuk memperkuat sinergi lintas sektor, memperkuat cadangan pangan daerah, memperlancar distribusi antarwilayah, dan menjaga stabilitas harga di pasar.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari agenda rutin mingguan Kemendagri untuk memperkuat strategi pengendalian inflasi di tingkat daerah, terlebih menjelang masa panen dan hari besar keagamaan yang kerap berdampak pada fluktuasi harga.

TPID Kalsel yang mengikuti rapat mingguan ini di antaranya dari Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Kadin Kalsel, BPS Kalsel, Polri, dan lainnya melalui virtual. MC Kalsel/Fuz

Mungkin Anda Menyukai