


Atlet loncat indah binaan Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (Spobda) Kalimantan Selatan mencetak prestasi gemilang dengan meraih total 11 medali, terdiri dari enam medali emas dan lima medali perak, pada even 2nd Pari Sakti Diving International Competition 2025 yang berlangsung di Stadion Akuatik Senayan, Jakarta, pada tanggal 15-17 Mei 2025.
Para atlet menunjukkan performa luar biasa, di mana Ahmad Farih Ramadhani menjadi bintang dengan meraih tiga medali emas pada nomor Novice A Boys 1m grup 2, Novice A Boys 3m grup 1, dan Novice A Boys 5m grup 2. Selain itu, Mirza Syawali Rizky berhasil merebut dua medali emas pada nomor Novice A Boy 1m grup 1 dan Novice A Boy 5m grup 3, serta satu medali perak pada nomor Novice A Boy 3m grup 2.
Nizam Ahmad juga menambah koleksi medali dengan satu medali emas di grup B Boys papan 1m, serta dua medali perak di grup B Boys papan 3m dan grup B Boys menara. Sementara itu, Okira Nayaka Lee meraih dua medali perak di nomor Novice A Girl 5m grup 1 dan Novice A Girl 1m grup 1.
Muhammad Farih Ramadhani, salah satu atlet dengan kontribusi medali terbanyak, mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, senang, tidak menyangka juga. Nanti latihannya akan lebih rajin lagi,” ungkap Farih.
Plt Kadispora Kalsel, M Fitri Hernadi, melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Budiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama daerah. “Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berlatih dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Budiono, Minggu (18/5/2025).
Ia mengatakan prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Spobda Kalsel, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar cita-cita di bidang olahraga.
“Diharapkan, dengan dukungan yang terus menerus, para atlet akan mampu meraih kesuksesan lebih besar di event-event mendatang,” ujarnya.
Kejuaraan ini diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, India, Sri Lanka, dan tuan rumah Indonesia.
“Hasil ini diharapkan dapat memotivasi para atlet loncat indah Kalimantan Selatan untuk terus berprestasi di tingkat internasional,” ungkapnya
Sementara itu, Salah satu atlet dengan kontribusi medali terbanyak, Muhammad Farih Ramadhani, juga menyatakan kebahagiaannya atas prestasi ini “Alhamdulillah senang, tidak menyangka juga. Nanti latihannya akan lebih rajin lagi,” kata Farih. MC Kalsel/tgh

