Gubernur Kalsel Tinjau Produksi Ikan Gabus dan Pengembangan Albumin di BPBAT Mandiangin

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin bersama jajaran Forkopimda melakukan kunjungan ke kantor Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin di Kabupaten Banjar. 

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses produksi ikan gabus haruan dan pengembangan minyak albumin yang berasal dari ikan tersebut.

Kedatangan rombongan gubernur disambut hangat oleh Plt Kepala BPBAT Mandiangin, Syamsul Bahri, beserta jajaran pegawai. 

Dalam kesempatan tersebut, H. Muhidin menyampaikan kami bersama forum Forkopimda Kalsel setelah melaksanakan gowes, mampir di BPBAT Mandiangin. 

“Di sini kami melihat produksi bibit haruan dan papuyu. Ikan haruan ini dijadikan albumin, yang sehari bisa memproduksi 1 liter atau 50 botol dan berguna untuk kesehatan,” kata Muhidin, Minggu (4/5/2025).

Gubernur juga menambahkan bahwa mereka menerima 50 botol albumin secara gratis, meskipun awalnya berniat untuk membeli. 

“Kami berikan ke Forkopimda dulu, dan kami sudah beberapa kali mencoba bersama Pak Kapolda. Albumin ini juga tersedia dalam rasa leci, lemon, dan original,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, H. Muhidin berharap produk albumin ini dapat memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat Kalsel dan mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi serta membeli produk yang dihasilkan oleh balai. 

“Ke depannya kita mengharapkan produksi albumin yang lebih besar, tetapi BPBAT hanya menyiapkan 500-600 ribu benih pertahun, sedangkan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel hanya sekitar 20.000 ton,” jelasnya.

Sementara itu, Syamsul Bahri menjelaskan bahwa BPBAT Mandiangi siap mendukung program gubernur dalam menciptakan semacam estate haruan. 

“Kami mampu memproduksi 500-600 ribu benih ikan gabus haruan yang nantinya bisa dibesarkan di unit-unit pembesaran yang ada,” ujarnya.

Syamsul juga menambahkan bahwa mereka sedang dalam tahap pengembangan untuk memproduksi ekstrak albumin dari ikan gabus. 

“Kami masih dalam proses uji coba dan belum memiliki izin dari BBPOM. Namun, kami siap mengikuti arahan gubernur untuk segera melakukan uji lab kualitas agar produk ini layak diperjualbelikan di pasaran,” tambahnya. MC Kalsel/tgh

Mungkin Anda Menyukai