Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya dalam meningkatkan literasi masyarakat di Kalimantan Selatan khususnya mengenai kebudayaan daerah dengan menerbitka berbagai buku kebudayaan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaa Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Raudati Hildayati bahwa saat ini sudah ada puluhan buku yang diterbitkan oleh Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Kalsel.
“Buku yang diterbitkan diantaranya bertajuk “Lontara Pagatan”, “Tombak Banjar” dan Mandau senjata etnis Dayak. Dengan sasaran mulai dari pelajar hingga orang dewasa,” ucapnya, Banjarbaru, Rabu (26/2/2024).
Dirinya menerangkan, buku yang sudah diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan sudah tersebar di berbagai sekolah yang ada di 13 Kabupaten/kota dalam membangun semangat membaca dan literasi para pelajar.
Sedangkan, untuk buku yang akan segera terbitkan tahun 2025 ini ada sekitar 4 buah yang mana salah satunya bertajuk “Rumah Adat Banjar” dengan menceritakan berbagai jenis Rumah Banjar dan spesifikasinya.
“Dengan menerbitkan Buku Rumah Adat Banjar kita ingin mendokumentasikan dan melestarikan kebudayaan Banjar, khususnya arsitektur rumah adatnya,” tuturnya.
Untuk itu, dirinya berharap bagi peserta didik maupun masyarakat yang sudah mendapatkan buku tersebut dapat semakin meningkatkan literasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan terutama berkaitan tentang sejarah dan budaya di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/usu