Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Plh Sekda Kalsel), Muhammad Syarifuddin memimpin Rapat Koordinasi (Coffee Morning) yang diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Pimpinan Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemprov Kalsel di ruang rapat Aberani Sulaiman Banjarbaru, Rabu (22/1/2025).
“Tadi kita melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka beberapa hal yang kita sampaikan, di antaranya musibah banjir, kemudian mengenai tenaga Non ASN, hingga rencana pelantikan gubernur dan bupati/wali kota,” ujar Syarifuddin usai rakor.
Mengenai musibah banjir yang sedang dilanda di beberapa daerah di Banua, pihak Pemprov Kalsel melakukan koordinasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota untuk perlu tidaknya bantuan, namun demikian Pemprov Kalsel tetap akan terjun masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Sementara mengenai tenaga Non ASN, Ia juga membahas perkembangannya lebih dalam, bersama dengan Kepala Biro Organisasi, Kepala BKD dan lainnya terkait untuk menekankan nasib ribuan tenaga Non ASN saat ini yang ada di lingkungan Pemprov Kalsel.
Proses saat ini dalam penyesuaian berdasarkan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tahap 1 maupun tahap 2, sehingga selanjutnya akan kita carikan solusinya.
Sementara untuk penerimaan tenaga kontrak di Tahun 2025 ini, Ia menyampaikan berdasarkan edaran dari Menteri Dalam Negeri, supaya tidak menerima karena nantinya yang akan mendapat saksi adalah pejabat pembina kepegawaian atau PPK.
“Kalau di provinsi adalah gubernur, kalau di kabupaten kota itu adalah bupati wali kota, kita harapkan semuanya SKPD sementara jangan dulu menerima tenaga kontrak, kita mengikuti arahan dari kementerian, mengenai Non ASN, yang penting jangan sampai ada yang dirugikan,” pesannya.
Ia menambahkan, juga termasuk pembahasan dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Prov Kalsel, yakni membahas teknis pelaksanaan pelantikan gubernur, yang kemudian pelantikan bupati dan wali kota.
“Sementara ini sesuai jadwal, untuk pelantikan gubernur tanggal 7 Februari 2025, bupati wali kota tanggal 10 Februari 2025,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz