Dinas Ketapang Kalsel Berikan Harga Bapok Murah Dibandingkan Harga Pasar

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ikut berpartisipasi pada pasar raya TPID yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalsel di halaman Kantor Gubernur Kalsel Banjarmasin. dok

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel ikut berpartisipasi pada pasar raya TPID yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalsel di halaman Kantor Gubernur Kalsel Banjarmasin.

Pasar raya ini digelar mulai tanggal 18-20 November 2022 dalam rangka pengendalian inflasi.

Mewakili Kadis Ketahanan Pangan Kalsel, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan, Andi Chariati mengatakan tujuan mengikuti pasar murah ini untuk membantu masyarakat dalam ketersedian bahan pokok menjelang akhir tahun. Apalagi banyak perayaan hari-hari besar pada akhir tahun.

“Kita ikut pasar raya untuk membantu masyarakat dan memberikan harga murah dibandingkan harga pasar,” kata Andi, Jumat (18/11/2022).

Di dalam kegiatan ini, pihaknyamenyediakan bahan pokok berupa bawang merah, bawang putih, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi, cabai dan beras. 

“Ada sembilan bahan pokok yang kita jual dengan harga di bawah pasar. Hal ini untuk memberikan keringanan bagi masyarakat,” ujarnya. 

Dengan pasar murah ini, masyarakat diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pangannya dengan harga yang wajar. 

“Kita tahu, harga pangan sekarang dalam keadaan melonjak, jadi dengan adanya pasar murah ini mereka bisa memenuhi kebutuhan pangannya,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, harga bahan pokok yang di jual Dinas Ketapang yaitu, gula pasir Rp12 ribu per kg, minyak goreng Rp13 ribu per liter, bawang merah Rp25 ribu per kg, bawang putih Rp20 ribu per kg, beras medium Rp40 ribu per 5 kg, beras premium Rp50 ribu per 5 Kg, telur ayam Rp25 ribu per kg dan cabai Rp25 ribu per kg. MC Kalsel/tgh

Mungkin Anda Menyukai

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih