Perkenalkan Seni Karawitan Melalui Festival Gamelan Banjar

Penampilan salah satu peserta pada festival gamelan banjar yang dilaksanakan Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Balairung Sari, Banjarmasin, Senin (27/5/2022).

Untuk memperkenalkan seni karawitan khas Kalimantan Selatan, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Festival Gamelan Banjar.

Festival ini merupakan perlombaan perdana yang dilaksanakan oleh Taman Budaya dan sekaligus memberitahu ke masyarakat bahwa gamelan banjar tidak hanya  menjadi pengiring tarian saja, akan tetapi bisa menjadi pertunjukkan yang berdiri sendiri.

“Gamelan ini juga bisa berdiri sendiri untuk dijadikan pertunjukkan,” kata Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalsel, Suharyanti , Banjarmasin, Senin (25/7/2022).

Lanjut ia menjelaskan, sebanyak lima peserta berhasil masuk final yang malam ini tampil secara offline yang sebelumnya dilakukan penyisihan peserta secara online.

Untuk juri Festival Gamelan Banjar ada 3 orang yang berasal dari seniman lokal maupun nasional yaitu Taufik Rahman Hidayat, Mukhlis Maman dan Gandung Djatmiko.

Setelah festival ini, nantinya Taman Budaya akan berencana melaksanakan diskusi tentang gamelan banjar.

Festival ini diikuti oleh masyarakat umum di 13 kabupaten/kota Kalsel dan untuk pemenangnya yaitu Nada Banua Etnika dari STIKIP PGRI Banjarmasin. MC Kalsel/usu

Mungkin Anda Menyukai


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih