Salawat Bersama Rhoma Irama, Sambut Muharram 1444 Hijriyah dengan Muhasabah

salawat dan tausiah bersama Rhoma Irama di Bumi Shalawat 88 Desa Kiram Kabupaten Banjar, Kamis (14/7/2022) malam.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menghadiri salawat dan tausiah bersama Rhoma Irama di Bumi Shalawat 88 Desa Kiram Kabupaten Banjar, Kamis (14/7/2022) malam.

Sambutan Gubernur diwakilkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan, Mujiyat, penyampaian sebagai pengantar pelaksanaan tausiah rutin yang pada kesempatan itu menghadirkan pentolan grup musik Soneta, Rhoma Irama.

“Ungkapan rasa terima kasih dari Gubernur Kalimantan Selatan yang mana secara rutin hadir setiap bulan di bumi salawatan 88 Kiram,” sebut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan, Mujiyat wakili Gubernur Kalimantan Selatan.

Kegiatan tausiah rutin dilakukan sebagai sarana penyegaran keimanan dan ketakwaan kepada masyarakat termasuk pihak pemerintahan dan untuk malam ini, menghadirkan tokoh Rhoma Irama.

Dalam tausiah, Rhoma mengapresiasi program tausiah rutin yang diikuti oleh Gubernur Kalimantan Selatan dan menyampaikan pokok tausiah yakni momentum jelang pergantian tahun hijiriah.

“Secara historis, Allah swt yang menciptakan pergantian waktu tentunya untuk mengadakan evaluasi, muhasabah tahunan dan tahun baru merupakan momentum strategis untuk merenungkan dan menghitung laba rugi amal ibadah kita satu tahun ini,” ujar Rhoma.

Amalan pada tahun sebelumnya perlu direnungkan, apakah tahun ini lebih baik dari tahun kemarin atau tidak seperti kualitas ilmu, iman, taqwa dan akhlak.

“Semua aspek itu kita renungkan, jika tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, maka kita tergolong orang yang beruntung. Namun, jika sama maka tergolong orang yang merugi, sedangkan jika lebih buruk maka tergolong orang celaka,” tutur Rhoma. MC Kalsel/Fuz

Mungkin Anda Menyukai


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih