Dorong Perekonomian, Dinas PMD Kalsel Maksimalkan Peran BUMDes

Kepala Dinas PMD Kalsel, Zulkifli, memberikan keterangan terkait BUMDes sebagai penggerak perekonomian, Banjarbaru, Selasa (17/11/2020). MC Kalsel/Ar

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalimantan Selatan berupaya memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lokomotif penggerak perekonomian masyarakat desa.

“Jadi, dibangunnya BUMDes dapat meningkatkan perekonomian dan masyarakat di desa tidak mengharapkan lagi bantuan dari pusat, provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas PMD Kalsel, Zulkifli, Banjarbaru, Selasa (17/11/2020).

Untuk mendukung harapan tersebut, Zulkifli menekankan pentingnya pengetahuan atau wawasan bisnis bagi pengurus BUMDes.

“Oleh karena itu, untuk mencari pengurus BUMDes harus yang selektif, memiliki kompetensi dan jujur,” ucap Zulkifli.

Kedepan, lanjut Zulkifli, jika Undang-Undang Cipta Kerja telah terealisasi serta telah memilki Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, maka status BUMDes bisa ditingkatkan menjadi badan usaha berbadan hukum.

“Mudah-mudahan BUMDes tidak hanya menguntungkan untuk Pemerintah Desa, tetapi bisa berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat setempat misalnya hasil kerajinan produknya bisa dipasarkan melalui BUMDes,” kata Zulkifli. MC Kalsel/Ar

Mungkin Anda Menyukai


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih