Dinas PMD Kalsel Targetkan 70 Desa Menjadi Desa Wisata

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Zulkifli, memberikan keterangan terkait desa wisata, Banjarbaru, Rabu (10/6/2020). MC Kalsel/scw

Dalam beberapa waktu kedepan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kalimantan Selatan menargetkan 70 desa untuk diprioritaskan menjadi desa wisata yang mandiri dan berkembang.

Kepala Dinas PMD Kalsel, Zulkifli berharap dengan adanya desa wisata dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat lokal.

“Kita berharap agar masyarakat bisa mencari penghasilan desanya sendiri,” ujar Zulkifli, Banjarbaru, Rabu (10/6/2020).

Zulkifli mengatakan kreativitas masyarakat desa sangat diperlukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan tidak terbatas hanya di sektor pariwisata saja.

“Semakin banyak pendapatan yang ada di APBDes semakin memungkinkan masyarakatnyanya mandiri, bukan hanya pariwisata tapi silakan desa berkreativitas seperti menjual souvenir karena semua itu melalui BUMDes,” ucap Zulkifli.

Dari banyaknya desa di Kalsel, diketahui baru Desa Tiwingan Lama yang dikategorikan sebagai desa wisata. Oleh karena itu, Zulkifli meminta kabupaten untuk mengusulkan desa di daerah masing-masing untuk dijadikan desa wisata.

“Jadi syaratnya desa wisata itu harus memberi kontribusi APDes, kalau dikelola pribadi itu bukan desa wisata. Salah satunya dikelola oleh BUMDes dan BUMDes memberikan kontribusi kepada desa agar mandiri,” jelas Zulkifli.

Zulkifili menekankan pihaknya menginginkan desa wisata dapat memberikan kontribusi pendapatan, sehingga desa bisa memiliki anggaran tersendiri untuk membangun desa.

“Itu yang kami maksudkan dengan desa wisata, bukan desa yang sering dikunjungi orang,” kata Zulkifli. MC Kalsel/scw

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *