NTP Kalsel Turun 2,44 Persen pada April 2020

Perkembangan NTP Kalsel pada April 2020, Banjarbaru, Senin (4/5/2020). BPS Kalsel/MC Kalsel/scw

Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Selatan pada April 2020 berada di angka 98,64 atau turun 2,44 persen dibanding NTP Maret 2020 yang mencapai 101,10. Penurunan NTP itu disebabkan indeks harga yang diterima petani (It) turun 2,42 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) mengalami kenaikan sebesar 0,02 persen.

‚ÄúDilihat masing-masing subsektor,  terjadi perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalsel dari 106,18 menjadi 106,19 di bulan April 2020, disebabkan oleh naiknya indeks di beberapa kelompok penyusunan IKRT, terutama kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan, Diah Utami, pada jumpa pers via live streaming, Banjarbaru, Senin (4/5/2020).

Sedangkan untuk Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) juga mengalami penurunan pada April 2020 sebesar 2,49 persen sehingga menjadi 100,42 persen, yang disumbang oleh beberapa subsektor. Hal itu disebabkan It turun sebesar 2,42 persen, lebih tinggi dari kenaikan indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) sebesar 0,08 persen.

“Terdapat beberapa subsektor mengalami penurunan NTUP, yaitu subsektor tanaman pangan, subsektor tanaman perkebunan rakyat, subsektor peternakan, dan subsektor perikanan,” terang Diah.

Kemudian lanjut Diah, rata-rata harga gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani turun 14,11 persen, dari Rp6.015,64/Kg di bulan Maret 2020 menjadi Rp5.166,61/Kg di bulan April 2020.

“Sementara itu harga gabah di tingkat penggilingan turun 13,80 persen dari Rp6.106,80/Kg di bulan Maret 2020 menjadi Rp5.263,92/Kg di bulan April 2020,” tukas Diah. MC Kalsel/scw

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih