Seminar Hari Ibu, Perempuan Berdaya Dalam Majukan Pembangunan

Para penerima penghargaan berfoto bersama pada acara Seminar Peringatan Hari Ibu Provinsi Kaslel dengan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jum’at (13/12/2019). MC Kalsel/tgh

Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar Seminar Peringatan Hari Ibu Provinsi Kalsel dengan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jum’at (13/12/2019).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalsel dalam hal ini diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana dan dihadiri kurang lebih 600 peserta terdiri atas unsur organisasi perempuan, masyarakat, lembaga dan Dinas terkait.

Dalam sambutannya Hanifah Dwi Nirwarna mengatakan seminar ini merupakan bagian dari pemaknaan peringatan hari ibu tahun ini.

“Memperingati hari ibu bukan hanya rutinitas dan serimoni tahunan, tetapi diharapkan menumbuhkan kesadaran kita bersama bahwa perempuan mempunyai peran penting dalam pembangunan, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Perempuan berdaya Indonesia maju yang menjadi tema seminar ini sangat jelas mencerminkan bagaimana posisi perempuan dalam kehidupan berbangsa. Hampir separuh penduduk Indonesia, bahkan Provinsi Kalsel adalah perempuan, maka jangan sampai potensi besar perempuan ini tidak diberdayakan.

“Provinsi Kalsel telah mengimplementasikan strategi pembangunan ini kedalam beberapa program dan kegiatan pembangunan di beberapa SKPD termasuk di Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

Bahkan Hanifa mengharapkan kampaye global he for she yang telah disepakati negara kita juga dilaksanakan dalam berbagai aktivitas pembangunan.

“Dengan kampaye ini kita tingkatkan peran laki-laki untuk berpartisipasi dalam pemberdayaan perempuan serta mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak,” paparnya.

Target pemerintah tahun 2030 untuk mewujudkan planet 50:50 yaitu upaya untuk menyetarakan perempuan agar mendapatkan hak yang sama dengan lelaki dalam semua aspek kehidupan, tanpa mengurangi norma dan kodrat sebagai perempuan.

“Seminar hari ini diharapkan dapat menjadikan momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan, guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar Seminar Peringatan Hari Ibu Provinsi Kaslel dengan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jum’at (13/12/2019). MC Kalsel/tgh

Untuk itu pada akhirnya memberikan kenyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak dan sekaligus agen perubahan (Agent Of Change).

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kalsel, Husnul Hatimah mengatakan
kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong penguatan karakter perempuan berdaya dan dalam rangka mensosialisasikan program pemberdayaan perempuan.

“Tujuan seminar ini untuk mendukung penguatan karakter perempuan berdaya melalui peningkatan peran keluarga dalam pelindungan anak untuk melahirkan generasi penerus yang berkualitas atau sumber daya yang unggul,” ucapnya.

Tujuan lainnya mendukung penguatan karakter perempuan berdaya melalui kesetaraan dalam peran untuk mewujudkan harmoni antara laki-laki dan perempuan dan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap peran dan kedudukan kaum perempuan dalam upaya meningkat keutuhan dan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan ini dirangkai dengan penyerahan penghargaan pengelolaan terbaik program terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sejahtera dan penghargaan pengelolaan terbaik kecamatan sayang ibu Provinsi Kalsel. MC Kalsel/tgh

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih