Bisnis Tukar Uang Kembali Menjamur di Banjarmasin

Seorang penjual jasa tukar uang menawarkan bundelan uangnya di tepi jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin di sekitar Kantor DPRD Prov Kalsel, Selasa (21/5/2019). Mc Kalsel/Rns

Dua pekan menjalani ibadah bulan suci ramadan, bisnis jasa tukar uang di Banjarmasin kian terasa. Usaha itu seakan menjadi trend tahunan. Terlebih menjelang perayaan hari raya Idul Fitri. Jelang lebaran kali ini jasa penukaran uang mulai menjamur.

Mereka terlihat menjajakan jasa penukaran di tepi jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. Tepatnya di sekitar kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (21/5/2019).

Di sepanjang jalan tersebut, para penjual jasa penukaran ini berdiri sembari menawarkan bundel uang baru dengan pecahan yang bervariasi kepada pengguna jalan yang melintas. Mulai dari Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu sampai Rp20 ribu.

“Dalam bundelan uang satu juta rupiah biasanya saya mematok harga satu juta tujuh puluh ribu rupiah, tetapi kalo ada yang nawar bisa dengan harga satu juta lima puluh ribu rupiah” ucap Nanang salah satu penjual jasa tukar uang.

Nanang juga mengatakan bahwa uang tersebut diperolehnya dari Bank Indonesia, Bank BCA serta Bank Mandiri cabang Banjarmasin.

“Kita kan ngantri buat menukar uang-uang ini makanya untuk satu bundel uang satu juta kita kenakan satu juta tujuh puluh ribu rupiah. Soalnya kita menawarkan penukaran jasa bukan menjual uang” tuturnya.

Jasa penukaran uang tersebut kalau hari-hari seperti ini masih belum terlalu terlihat peningkatannya. Akan tetapi menjelang seminggu sebelum Idul Fitri baru kelihatan peningkatannya.

“Untungnya sih Alhamdulillah, bisa buat ngasih THR untuk keponakan-keponakan saat hari raya nanti” ujarnya sambil tertawa. Mc Kalsel/Rns

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih