NTP Kalsel Februari 2019 Naik 0,60 Persen

Suasana jumpa pers di Aula BPS Kalsel, Banjarbaru, Jum’at (1/3/2019). Jumpa pers tersebut dipimpin oleh Ketua BPS Kalsel Diah Utami dengan salah satu pembahasannya mengenai kondisi Nila Tukar Petani (NTP) indeks harga yang dibayar petani Kalsel pada Februari 2019. MC Kalsel/Jml

Nilai Tukar Petani (NTP) yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indek harga yang dibayar petani, merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan daya beli petani di pedesaan.

“NTP juga menunjukan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Proivinsi Kalimantan Selatan, Diyah Utami pada jumpa pers bulanan, di Aula BPS Kalsel, Banjarbaru, Jum’at (1/3/2019).

Menurutnya, semakin tinggi NTP, relatif semakin kuat pula tinggi pula tingkat kemampuan daya beli petani. Pada Bulan Februari 2019, NTP Kalimantan Selatan tercatat sebesar 95,79 atau naik 0,60 persen dibandingkan NTP pada Bulan Januari 2019 sebesar 95,22.

“Kenaikan NTP ini disebabkan indeks harga yang diterima petani naik 0,48 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani turun menjadi 0,11 persen” terangnya.

Jika dilihat dari masing-masing subsektor Februari 2019, lanjutnya, terjadi kenaikan pada subsektro tanaman pangan, holtikultura, dan perkebunan rakyat. Sedangkan subsektor peternakan dan perikanan mengalami penurunan NTP.

Terkait dengan indeks harga yang diterima petani Februari 2019, Diayah mengutarakan, bahwa terjadi kenaikan sebesar 0,48 persen bila dibandingkan Januari 2019 yaitu dari 123,00 menjadi 123,60.

“Dilihat dari masing-masing subsektor, indeks harga yang diterimpa petani pada subsektor tanaman pangan naik sebesar 0,25 persen, holtikultura naik sebesar 0,97 persen, dan perkebunan rakyat sebesar 2,25 persen. Sedangkan pada subsektor  peternakan dan perikanan turun masing-masing 0,92 persen dan 0,54 persen” imbuhnya.

Ditambahkannya, untuk indeks harga yang dibayar petani Bulan Februari 2019 mengalami penurunan sebesar 0,11 persen dibandingkan dengan Januari 2019 yaitu dari 129,17 menjadi 129,03.

“Penurunan indeks harga yang dibayar petani ini hampir terjadi diseluruh subsektor. Subsektor tananman pangan turun sebesar 0,11 persen, holtikultura sebesar 0,23 persen, perkebunan rakyat sebesar 0,16 persen, perikanan turun sebesar 0,29 persen, sedangkan pertanian naik 0,16 persen” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih