Pariwisata Kalsel Siap Untuk Menarik Perhatian Para Wisatawan

Gubernur Provinsi Kalsel, H. Sahbirin Noor (Peci Hitam) tengah melakukan pemotongan pita bunga pada acara Wisata Kalsel Travel Fair Tahun 2018 di Duta Mall Banjarmasin, Jum’at (2/3). MC Kalsel/scw

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of the Indonesia Tour and Travel Agencies (ASITA) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Wisata Kalsel Travel Fair Tahun 2018 di Duta Mall Banjarmasin, Jum’at (2/3)

Gebernur Provinsi Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dalam sambutannya mengatakan selama ini Kalsel masih bergantung dengan sektor pertambangan batubara sebagai penggerak dan penyumbang perekonomian dengan porsi 20 persen, serta strategis mengalihkan ke sektor sumberdaya terbarukan pun kini di bidik dalam skema rencana pembangunan banua, salah satunya lewat mengiatkan sektor pariwisata.

Oleh karena itu untuk mentransformasikan ke sumberdaya alam terbarukan bisa melalui peningkatan sektor perkebunan, pertanian, peternakan dan salah satuya yang hendak diboomingkan adalah pariwisata.

“Oleh sebab itu pariwisata tidak terlepas dari visi misi Pemprov Kalsel yang ingin menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata, dan ini yang tengah diperjuangkan agar masyarakat bisa sejahtera melalui industri pariwisata,” ungkapnya.

Menurutnya di Bali sumber daya alamnya tidak sedahsyat Kalsel, namun potensi wisata seperti alam dan adat istiadatnya menari minta para wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Padahal Kalsel punya budaya yang luar biasa dan sejarah yang panjang bahkan ada kesenian yang tidak ada di tempat lain,” katanya.

Ia juga berharap pariwisata Kalsel yang memiliki daya tarik tersendiri dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat serta dapat mendorong wisatawan dari berbagai Provinsi Indonesia dan mancanegara untuk berkunjung ke Kalsel.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Heriansyah mengungkapkan peserta yang mengikuti even wisata Kalsel Trevel Fair 2018 berjumlah 46 stand dari berbagai pegiat industri pariwisata.

Heriansyah juga menerangkan tahun ini Kalsel kedatangan wisatawan mancanegara sebanyak 27 ribu lebih yang sebelumnya hanya 25 ribu wisatawan dan untuk nasional sebanyak 625 ribu wisatawan.

“Target kami untuk tahun ini satu juta wisatawan nusantara yang datang ke Kalsel,” katanya.

Agar target tersebut bisa tercapai melalui Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel pun berupaya melaksanakan dan menggelar berbagai event serta untuk mempromosikan pariwisata potensial di Kalsel.

“Sudah ada 33 Even yang di agendakan di Kabupaten/Kota pun turut membantu dengan juga menggelar bermacam even,” jelasnya.

Lebih jauh Heriansyah mengatakan dari industri pariwisata yang ada di Kalsel juga mendorong pertumbuhan hotel serta perekonomian rakyat dan kedepannya Kalsel akan mengembangkan kawasan wisata seperti Gunung Mawar, Kiram, Mandiangin, Riam Kanan, Lembah Kahung dan lain – lainnya.

“Oleh sebab itu untuk memecahkan rekor MURI, Heriansyah mengungkapkan pada 15 April 2018 nantinya bertempat di anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, akan digelar parade budaya dengan 3 ribu orang mengenakan baju Sasirangan,” pungkasnya. (scw)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih