Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2018 Naik 0,50 Persen

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel merilis Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) di Kalsel, Kamis (1/3). Ist

Pada Februari 2018 NTP Kalimantan Selatan tercatat 97,52 atau naik 0,50 persen dibanding NTP Januari 2018 yang mencapai 97,03. Naiknya NTP ini disebabkan indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,90 persen, lebih besar dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,39 persen.

“Dilihat masing-masing subsektor, pada Februari 2018 subsektor tanaman pangan dan tanaman hortikultura terjadi kenaikan NTP, sedangkan subsektor perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan mengalami penurunan nilai NTP,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel, Diah Utami pada acara jumpa pers di Aula BPS Kalimantan Selatan, Kamis (1/3).

Menurutnya, Pada Februari 2018 di daerah perdesaan Kalimantan Selatan mengalami Infasi sebesar 0,38 persen, hal ini disebabkan oleh naiknya indeks harga di seluruh subkelompok, kenaikan tertinggi terjadi pada subkelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,66 persen.

 “Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalimantan Selatan Februari 2018 sebesar 105,42 atau naik sebesar 0,48 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya yang mencapai 104,92” ujar Diah.

Rata-rata harga gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani naik 7,91 persen, dari Rp 5.012,24 per Kg di bulan Januari 2018 menjadi Rp 5.408,52 per Kg di bulan Februari 2018.

Sedangkan harga gabah di tingkat penggilingan naik 7,90 persen dari Rp 5.106,16 per Kg di bulan Januari 2018 menjadi Rp 5.509,39 per Kg di bulan Februari 2018. (tgh)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *