Kalsel Akan Pertahankan Opini WTP dari BPK RI

Wakil Gubernur Provinsi Kalsel, H. Rudy Resnawan menyampaikan sambutan pada acara Serah Terima Jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalsel di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel Banjarbaru, Selasa (27/2). MC Kalsel/tgh

Sejak tahun 2016 yang lalu, dari 14 entitas pelaporan keuangan di Kalimantan Selatan seluruhnya mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Provinsi Kalsel telah menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyampaikan akuntabilitas pengelolaan keuangan serta hasil kerja keras dari seluruh pihak, terutama hasil dari rekomendasi BPK yang ditindaklanjuti.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Kalsel, H. Rudy Resnawan pada Serah Terima Jabatan Kepala BPK Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalsel bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel Banjarbaru, Selasa (27/2).

“Oleh karena itu, tugas berat ke depan bagi jajaran Pemprov dan Kabupaten/Kota adalah meningkatkan kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, mempercepat kualitas pertanggungjawaban, memperkuat sistem pengendalian internal dan mempercepat tindak lanjut atas temuan pemeriksaan BPK RI” katanya.

Ia sangat mengapresiasi BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel dibawah kepemimpinan Didi Budi Satrio  ini sangat berarti, baik bagi pengembangan BPK maupun bagi peningkatan mewujudkan tata kelola keuangan yang baik terutama di Kalsel.

Ia juga berpesan kepada jajaran Pemprov dan Kabupaten/Kota untuk menerapkan manajemen risiko untuk mengurangi potensi terjadinya kecurangan.

Diharapkan dengan hadirnya Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel, Tornanda Syaifullah yang baru dilantik agar bisa semakin meningkatkan kinerja Pemda dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah serta sesuai harapan seluruh masyarakat Kalsel. MC Kalsel/Ar

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Uncle Hard Enduro 2022


Kalimantan Selatan, tepatnya Kiram Park kembali menjadi lintasan ajang balap internasional
"Uncle Hard Enduro" yang akan digelar pada 25 sampai 27 November 2022. Dengan konsep olahraga dan wisata (sport tourism),
ajang ini berpeluang mengenalkan keindahan alam Kalimantan Selatan ke mata dunia.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tahu dan tertarik masyarakat terhadap "Uncle Hard Enduro",
yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Kalimantan Selatan, setelah 2019 lalu.


Ya, Saya Bersedia

Tidak, terima kasih