Perekonomian Kalsel Triwulan II – 2017 Tumbuh 5,15 Persen

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statisti BPS Prov. Kalsel, Awang Pramilia (Tengah) menyampaikan pada Pertumbuhan Eokonomi Kalsel Triwulan II – 2017 pada acara jumpa pers di Aula Kantor BPS Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (7/8). MC Kalsel/tgh

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan merilis Pertumbuhan Eokonomi Kalsel Triwulan II – 2017 mengalami pertumbuhan sebesar 5,15 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun yang lalu.

“Pertumbuhan ekonomi Kalsel 5,15 persen tersebut sedikit meningkat dibandingkan pertumbuhan triwulan II 2016  sebesar 4,51 persen,” kata Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statisti BPS Provinsi Kalimantan Selatan Awang Pramilia pada acara jumpa pers di Aula Kantor BPS Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (7/8).

Ia juga mengatakan, perekonomian di Kalimantan Selatan pada triwulan II – 2017 diukur dari besarnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 39,68 triliun.

Dijelaskan, pertumbuhan tersebut masih didominasi tiga kategori lapangan usaha yang memiliki bagian besar yakni kategori pertanian dan industri pengolahan dan pertambangan.

“Pertumbuhan paling tinggi disumbang adalah kategori informasi dan komunikasi 9,71 persen, jasa pendidikan 7,98 persen, perdagangan besar dan eceran 7,57 persen dan kategori angkutan dan pergudangan 7,53 persen,” ucapnya.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi triwulan II – 2017 dibandingkan triwulan II – 2016 naik 7,71 persen dan dari sisi produksi, kontribusi terbesar kenaikan disumbang kenaikan produksi kategori pertanian.

Dijelaskan, perekonomian di Kalsel masuk zona bertumbuh, sebagian kategori lapangan usaha mengalami kenaikan prduksi terutama subkelompok lapangan usaha pertanian tanaman pangan dan jasa pertanian.

“Hal tersebut didorong oleh panen di beberapa wilayah yang menjadi sentral produksi disamping fenomena musiman terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri yang mendorong pertumbuhan beberapa subkategori lainnya,” ujarnya.

Lebih jauh dirinya mengatakan pertumbuhan ekonomi triwulan II – 2017 kumulatif terhadap triwulan II – 2016 tumbuh 5,22 persen dan pertumbuhan terjadi pada seluruh komponen domestik.

Pertumbuhan negatif terjadi untuk komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 2,01 persen, komponen perdagangan (luar negeri dan domestik) yang terdiri dari ekspor dan impor yang tumbuh sebesar 30,18 persen dan 35,88 persen.

“Struktur ekonomi Kalimantan Selatan, triwulan II tahun 2017 menurut pengeluaran didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga, diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto, pengeluaran konsumsi pemerintah dan net ekspor,” tandasnya. MC Kalsel/Tgh

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 


 

Pemprov Kalsel Perlu
Pendapat Anda!


Terima kasih telah mengakses portal berita kami.
Kesediaan anda mengisi survei kepuasan
sangat membantu kami untuk mengevaluasi
penyelenggaraan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) tahun 2022
demi kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan.

 

 


Ya, Saya Bersedia

 

Tidak, terima kasih