Seminar Kebudayaan dan Kebangsaan Indonesia

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel, Taufiq Sugiono bacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor pada pembukaan seminar Kebudayaan dan Kebangsaan Indonesia di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (27/7). Seminar sehari tersebut mengangkat tema, dengan menghayati nilai-nilai budaya Nusantara untuk membentuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai. Mc Kalsel / Fuz

Ikatan Kekeluargaan Antar Suku Bangsa (Ikasba) Provinsi Kalimantan Selatan turut andil menjaga kearifan budaya Nusantara untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai.

Hal tersebut dilakukan lewat Seminar Kebudayaan dan Kebangsaan Indonesia di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin,  bertema, “Dengan menghayati nilai-nilai budaya Nusantara untuk membentuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai, Kamis (27/7).

Melalui seminar Kebudayaan dan Kebangsaan Indonesia yang diikuti oleh 250 peserta dari berbagai kalangan tersebut, Ketua Ikasba Kalsel, Gusti Satrya Dharma mengakui adanya sumbangsih kepedulian untuk keutuhan NKRI.

“Dari seminar ini kita ingin memberikan masukan yang benar sehingga Indonesia terhindar dari goncangan, diantaranya adanya orang yg ingin merusak ideologi NKRI,” tutur Satrya.

Lewat seminar itu pula, Satrya menjelaskan bahwa berbagai upaya dapat dilakukan untuk mengantisipasi kekisruhan yang berkembang saat ini, “Kita dapat mencegah hal itu melalui komunikasi dengan seluruh kepala suku yang ada di Kalsel, sehingga nantinya hal-hal yang tidak diinginkan dapat diantisipasi lebih dini,” tambah Satrya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi seminar seperti ini, sebab tidak hanya materi yang diperoleh namun juga meningkatkan nilai-nilai persatuan dan persaudaraan. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam naskah tertulis yang dibacakan oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel, Taufiq Sugiono.

“Seminar seperti ini adalah momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan peningkatan persatuan dan kesatuan bangsa, meskipun berbeda-beda tetapi kita dapat  hidup bersama dalam satu kesepakatan Banua yang kita cintai ini,” sambut Gubernur.

Pada kesempatan ini juga, Sahbirin mengingatkan kepada masyarakat dalam hal ini peserta seminar agar lebih arif menggunakan media sosial demi kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

“Saat ini berbagai informasi masuk melalui berbagai cara, termasuk di antaranya media sosial, olehnya melalui seminar ini kita bisa perdalam wawasan mengenai nilai-nilai kearifan budaya Nusantara untuk membentuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai.” Lanjut sambutan Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor.

Usai bacakan naskah tertulis Gubernur, Kepala Kesbangpol Kalsel, Taufiq Sugiono mengajak kepada seluruh peserta dan undangan untuk berdiri sejenak mengikuti kebiasaan Gubernur dalam hal membangkitkan semangat masyarakat Kalsel lewat yel-yel.

Dengan suara yang lantang, Taufiq menyebutkan, “Ikasba!”,  “Barokah” sambut hadirin, kemudian lanjut Taufiq “Kalsel Mapan!”, “Yes” jawab hadirin. Mc Kalsel / Fuz

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan